Penerjemahan Alkitab

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

default Penerjemahan Alkitab

Post by GSJA_Kediri on Fri Oct 19, 2007 12:04 am

Penerjemahan Alkitab

(Oleh Herbert Haag)

Bahasa Ibrani.
Bahasa Ibrani: itu
termasuk kelompok bahasa Semit bagian barat. Bahasa Ibrani adalah
bahasa Kanaan yang diambil-alih oleh orang-orang Israel, setelah mereka
menguasai tanah Kanaan. Kemudian bahasa itu mereka kembangkan. Semula
orang-orang Israel berbahasa Aram. Sesudah zaman pembuangan,
lambat-laun bahasa Ibrani didesak oleh bahasa Aram sebagai bahasa
pergaulan. Tetapi bahasa Ibrani masih lama sekali digunakan orang
sebagai bahasa Kitab dan bahasa kaum terpelajar. Oleh para penganut
Sionisme, baru-baru ini bahasa Ibrani yang modern mulai dikembangkan.
Sebutan "I" ditemukan pertama kali di dalam Prolog Sir. (pada abad
kedua sebelum masehi.). Ditempat-tempat lain Alkitab berbicara tentang
"bahasa Kanaan" ( Yesaya 19:18) atau bahasa Yahudi ( Yesaya 36:11; 2
Raja-raja 18:26; Nehemia 13:24).

Bahasa Ibrani itu disalurkan di
dalam kitab-kitab PERJANJIAN LAMA, di dalam Ostraka (pecahan baki tanah
liat yang dipakai untuk menulis) dari Samaria ( sekitar tahun 800
sebelum masehi.), dari Lakhis dan Arad, di dalam tanggalan petani dari
Geser (abad 10/9), di dalam tulisan pada terowongan Syiloah di
Yerusalem ( sekitar tahun 700 sebelum masehi.), di dalam berbagai
meterai, di dalam meterai pada kendi tanah liat (pada zaman para raja
dan Makabe), di dalam inskripsi dan fragmen surat-surat maupun
naskah-naskah dari gurun Yuda ( Kumran).

Perkembangan bahasa
Ibrani hampir tidak bisa direkontruksi lagi, karena buku-buku Kitab
Suci itu bahasanya selalu dimodernisir dan disesuaikan pada pemakaian
bahasa Yerusalem. Pada hakekatnya kita mengenal bahasa itu, seperti
yang ditulis pada akhir zaman kerajaan.

Tulisan Ibrani. Dibuat
dengan Abjad Fenesia dengan 22 buah konsonan. Tulisan konsonan Ibrani
dikenal pada tulisan Ibrani kuno ( tulisan Fenesia) dan pada tulisan
kwadrat yang berkembang sejak abad ke-5. Kelompok Masorit menemukan dua
buah cara menulis, yang mana semua vokal dibuatkan tanda-tanda titik:
yaitu dengan cara Babilon (tulisan supralinear) dan cara Tiberias (
pada dasarnya tulisan ini adalah infra-linear. Di kemudian harinya
tulisan ini mendesak yang lain dan mengalami perkembangan yang meluas
sekali). Kini masih diragukan, apakah ucapan kata yang dibuat kelompok
Masorit cocok dengan ucapan asli yang kuno.

Bahasa Yunani.
Bahasa
yang dipakai untuk menetapkan Kitab Suci PERJANJIAN BARU dan terjemahan
Alkitab lama ke dalam bahasa Yunani, terlebih-lebih terjemahan
septuaginta (LXX). Bahasa ini termasuk bahasa koine, akibat dari bahasa
hubungan politik dan kebudayaan internasional. Setelah Iskandar Agung
mengadakan perebutan daerah, maka di dalam waktu penguasaan helenis
terbentuklah dasar hubungan politik dan kebudayaan internasional.
Bahasa yang digunakan berdasar pada bahasa Atika yang telah dimurnikan
dari unsur kedaerah. Bahasa ini menyerap macam-macam elemen dari
berbagai dialek dan banyak kata asing (Semitisme, latinisme).
Keistimewaan dari Alkitab bahasa Yunani dalam hubungannya dengan koine,
berdasar pada dua pokok peristiwa. Pertama: Bahasa ini telah
dipengaruhi oleh sumber yang dipakainya. Misalnya: LXX itu diambil dari
sumber yang berbahasa Ibrani Sumber itu sebagian diterjemahkan secara
harafiah. Kemudian untuk bahasa PERJANJIAN BARU ditemukan sumber-sumber
bahasa Aram pada bagian tertentu ( kumpulan kata-kata Yesus) atau
sumber-sumber bahasa Ibrani Kedua: Bahasa asal penulis tetap kelihatan.
Penulis tidak sadar akan kecanggungan itu. Kebanyakan penulis
PERJANJIAN BARU dalam percakapan sehari-hari menggunakan bahasa Aram
atau bahasa Ibrani Sintaksis, semantik dan fonentiknya kelihatan lebih
dipengaruhi oleh bahasa asal penulis. Sebaliknya kata-kata yang dipakai
tidak begitu menunjukkan pengaruh asalnya. Bila kitab itu dipisahkan
satu sama lain, niscaya ditemukan perbedaan mutu bahasa dalam
masing-masing kitab. Lukas dan penulis surat Ibrani menggunakan tulisan
Yunani yang paling "klasik". Markus lebih cenderung menggunakan bahasa
rakyat. Paulus sudah terbiasakan berbahasa Yunani sejak muda. Dalam
tulisannya ia mampu memakai ungkapan-ungkapan yang sangat lembut.
Berbalikan dengan Paulus, Yohanes tidak peka untuk memakai bahasa
Yunani yang halus. Pada umumnya ~YA itu juga tidak halus dan tidak akan
menjadi bahasa "sakral" yang khas. Alkitab bahasa Yunani tidak pernah
dibedakan dari bahasa Yunani profan, meskipun punya
keistimewaan-keistimewaan seperti tersebut di atas.

Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Yunani.
(a) Septuaginta (LXX)
(
Aquila yang hidup se-zaman dengan Maharaja Hadrianus (117-138), berasal
dari Sinope di daerah Pontus. Ia seorang proselit Yahudi. Sibuk
menyelesaikan sebuah terjemahan. Nampaknya terjemahan ini menduduki
tempat tinggi di kalangan orang-orang Yahudi dalam kerajaan Romawi dan
sangat tersebar luas. Teks Ibraninya diterjemahkan secara harafiah,
sehingga kadang-kadang melalaikan struktur bahasa Yunaninya.

Theodition. Juga seorang proselit Yahudi (dari abad 2 sesudah. Mas.).
Terjemahan yang dibuatnya barangkali sebuah revisi LXX dengan
memperhatikan kembali naskah Ibraninya.
(d) Symmachus
menterjemahkan PERJANJIAN LAMA pada akhir abad 2 sesudah masehi Ia
membuat sebuah terjemahan yang lebih bebas. Antropomorfisme dibuat
lebih lunak.

Terjemahan Alkitab dalam bahasa Aram .
(Targum,bhs.
Ibrani: terjemahan). Terjemahan PERJANJIAN LAMA ke dalam bahasa - Aram.
Perubahan percakapan dari bahasa Ibrani menuju bahasa Aram
mengakibatkan praksis sinagogal yang semula berbentuk lisan, di
kemudian harinya lalu berubah dan menimbulkan terjemahan tetap Kitab
Suci yang tertulis ke dalam bahasa percakapan sehari-hari. Supaya umat
dapat mengerti Kitab Suci dengan lebih baik, maka ada banyak penjelasan
tambahan dan Targum mendapat ciri-ciri homili yang bertujuan
kebangkitan rohani. Keterangan-keterangan itu penting sekali artinya
bagi sejarah penafsiran PERJANJIAN LAMA, penting pula bagi penyelidikan
bahasa percakapan Yesus dan pada umumnya bagi eksegese PERJANJIAN BARU
( lingkungan kejiwaan religius).

Terjemahan Alkitab dalam bahasa Siria.
Terjemahan ini ditujukan kepada para pengikut Kristus keturunan Aram.
(a)
Peschitta (Bahasa Siria: yang sederhana) adalah terjemahan Alkitab ke
dalam bahasa Siria yang sangat tersebar luas. Bagian PERJANJIAN LAMA
dari terjemahan ini bukan merupakan sebuah terjemahan yang satu. Bagian
tertentu mengikuti naskah Masorit, bagian yang lain menunjukkan adanya
pengaruh Targum. Ada bagian lain lagi yang mengikuti terjemahan LXX.
Naskah PERJANJIAN BARU sangat sesuai dan dekat sekali dengan teks
bahasa Yunaninya (D).
(
Injil-injil Siria kuno. Diatessaron (penjajaran injil-injil oleh
Tatianus). Diatessaron itu hanya dikenal oleh tafsiran dari Efrem yang
juga dikenal dalam terjemahan Armenia.

Terjemahan Alkitab dalam bahasa Koptis.
Terlebih-lebih
dalam bagian PERJANJIAN BARU ditemukan versi-versi yang tua dan
penting. Terjemahan ini didasarkan pada naskah Aleksandria (B,S).

Terjemahan Alkitab kuno lainnya.

yaitu: Terjemahan Armenia ( terjadi pada awal pertengahan abad 5.
Diterjemahkan dari bahasa Siria), kemudian terjemahan dalam bahasa
Gotis oleh uskup Ulfila (383) dan terjemahan ke dalam bahasa Arab.

Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa latin.
(a)
Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Latin kuno. Vetus latina. Sebuah
sebutan kumpulan naskah Alkitab dalam bahasa latin, yang beredar di
waktu sebelum dan sebagian di samping Vulgata. Naskah itu bagi
PERJANJIAN LAMA berdasar pada naskah LXX dan timbul karena kebutuhan
daerah-daerah barat yang tidak berbahasa Yunani, untuk mengusahakan
adanya naskah yang dapat ditangkap di dalam kebaktian. Nama yang dulu
biasa dipakai adalah "Itala" yang hanya terpakai untuk sebagian
kumpulan naskah Vetus Latina. Bukti-bukti adanya VETUS LATINA didapati
di samping beberapa fragmen tulisan tangan, pada nukilan-nukilan
Alkitab pada Siprianus (+ 258), dapatlah ditunjuk naskah Afrika (Abad
2). Naskah VETUS LATINA diteliti kembali oleh Hironimus dan menimbulkan
terjadinya naskah Vulgata yang menggantikan Vetus Latina, meskipun
beberapa bagian Vetus Latina dipakai terus sampai pada abad
pertengahan. Terbitan ilmiah pertama Vetus Latina diciptakan oleh P.
Sabatier (+ 1742). Kini Institut Vetus Latina pada Biara Pusat Beuron
mengusahakan pengumpulan dan edisi sisa-sisa Vetus Latina itu.

( Terjemahan Vulgata.

Naskah Alkitab dalam bahasa latin, yang harus menggantikan terjemahan
Vetus Latina. Vulgata dikembalikan pada Hironimus (+420). Pada tahun
383 ia menerbitkan revisi naskah Injil Vetus Latina. Di dalam edisi
baru itu bukan hanya disingkirkan salah bacaan, melainkan dibuat pula
perbaikan keindahan bahasa (Bagian kedua PERJANJIAN BARU jelas tidak
berasal dari Hironimus). PERJANJIAN LAMA diterjemahkan Hironimus sejak
tahun 390. Berbeda dengan terjemahan-terjemahan yang terjadi hingga
saat itu, Hironimus tidak mengikuti naskah terjemahan LXX, melainkan
menggunakan naskah dasar yang berbahasa Ibrani Ia bukan hanya
menterjemahkan secara bebas naskah asli dengan memperhatikan keindahan
bahasa latin, melainkan ia misalnya kadang-kadang menciptakan hubungan
dengan Mesias. (Keb., sir., Bar., 1/2Mak tidak dikerjakan oleh
Hironimus. Vulgat mengambilnya langsung dari naskah Vetus Latina).
Tradisi abad pertengahan mengenai masalah Vulgata menunjukkan adanya
banyak terbitan dengan berbagai macam tendensi dari saat itu. Pada
tahun 1546 Konsili Trente menyatakan Vulgata sebagai otentik dan
menjadikannya naskah patokan bagi Gereja Latin.

GSJA_Kediri

Male
Jumlah posting : 21
Age : 39
Lokasi : kediri
Pekerjaan : karyawan swasta
Gereja : Gereja Sidang Jemaat Allah KEDIRI
Registration date : 17.10.07

Character sheet
admin:

Lihat profil user http://kristen.variousforums.net/

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik